topleft topright

Industri dan Perdagangan

Salah satu yang menentukan pertumbuhan ekonomi adalah berkembangnya sektor riil yang terkait langsung dengan produksi barang/jasa yang dibutuhkan masyarakat yang ikut mempengaruhi penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Bentuk usaha secara hukum ada yang bersifat perorangan, firma, CV, PT dan lainnya. Di samping itu ada juga Koperasi dan BUMD. Klasifikasi usaha berdasarkan pelaku hanya ada tiga jenis yaitu, Perusahaan pemerintah, Perusahaan swasta dan Koperasi. Industri yang berkembang di Kabupaten Bima mengalami perkembangan yang relatif terlambat dan umumnya masih berskala kecil dan menengah dengan penyerapan tenaga kerja rata-rata di bawah 100 orang. Sementara jenis usaha industri umumnya berhubungan dengan hasil produk pertanian. Kendatipun dari segi perusahaan yang bergerak di bidang industri berkembang cukup banyak tetapi belum ada tanda-tanda perkembangan ke arah industri skala besar dan unggulan. Hal tersebut tidak terlepas dari budaya kerja masyarakat Bima yang umumnya tidak profesional pada bidang pekerjaannya dan belum didukung dengan inovasi dan kemauan untuk menjadi pengusaha yang sukses dan pelopor kemajuan. Hasil industri yang sangat dominan di Kabupaten Bima antara lain : produk makanan, industri kerajinan, dan lainnya. Perdagangan
Sektor perdagangan, hotel dan restoran merupakan sektor yang sangat berperan dalam struktur perekonomian Kabupaten Bima sebesar 14,6%, pada tahun 2005 jumlah perusahaan perdagangan sebesar 2.397 unit yang terdiri dari perusahaan perdagangan besar, menengah, dan kecil. Perusahaan perdagangan kecil mengalami pertumbuhan yang tinggi, yang berarti menunjukan semakin bergeraknya ekonomi rakyat di Kabupaten Bima. Hampir semua usaha perdagangan mengalami peningkatan baik besar, menengah maupun kecil. Sebagaimana terlihat pada tabel 3.14 bahwa secara total mengalami perkembangan yang pesat rata- rata 10,42% per tahun dari 1.826 unit pada tahun 2003 menjadi 2.397 unit pada tahun 2005. Dominasi perdagangan kecil sangat besar dalam menunjang perkembangan perdagangan di Kabupaten Bima yang proporsi unit usahanya mencapai 93-94%. Sementara usaha menengah berada pada kisaran 5% dan usaha besar hanya mencapai 0,2-0,46%. Dengan melihat proporsi tersebut, maka struktur perdagangan di Kabupaten membentuk Piramida bila diihat dari unit usaha. Namun bilamana diperhatikan tingkat produktvitasnya dapat diperkirakan bentuk strukturnya menjadi piramida terbalik.
Usaha Kecil dan Menengah

Usaha kecil dan menengah menempati posisi yang strategis sebagai lapangan nafkah masyarakat di Kabupaten Bima. Hal inilah yang menunjukkan betapa usaha kecil menjadi tumpuan hidup masyarakat yang tumbuh dan berkembang di tengah keterbatasan dalam banyak hal. Ke depan yang perlu dilakukan adalah bagaimana struktur UKM semakin lama menujuk ke usaha menengah sehingga mampu menjadi penopang yang kecil dan besar dalam rangka mempercepat kontribusi UKM dalam perekonomian Kabupaten Bima dengan meluncurkan berbagai kebijakan. Jumlah unit usaha baik yang permanen maupun tidak permanen mencapai 42.510 unit usaha di mana yang permanen mencapai 25.226 unit dan tidak permanen sebanyak 17.284 unit usaha. Usaha permenan mencapai 59,24%. Dilihat dari wilayah, ternyata sebagian besar usaha/perusahaan terkonsentrasi di Kecamatan Bolo, Sape, Belo, Woha dan Lambu. Pusat-pusat pertumbuhan kegiatan industri dan jasa berada pada tempat wilayah kecamatan tersebut. sebagian besar usaha berkonsentrasi pada industri pengolah sebanyak 41,65%, disusul perdagangan besar dan eceran sebanyak 31,89% dan usaha pertambahan/penggalian sebanyak 6,16%. Oleh karena itu, industri pengolahan mengalami perkembangan yang menggembirakan dari tahun ke tahun, demikian pula dengan usaha perdagangan, sehingga dalam rangka pengembangannya dibutuhkan upaya pembinaan dan fasilitasi terutama dalam mengembangkan pemasaran yang lebih luas. Permasalahan utama industri di Kabupaten Bima adalah keterbatasan suplai energi yang lebih mengandalkan sumber listrik dari PLN dan bahan bakar dari alam. Masalah energi ini hendaknya dapat ditangani secepatnya sehingga industri dapat berkembang dengan cepat. Di samping itu, dibutuhkan penanganan yang serius untuk kelompok industri unggulan sehingga dapat menguasai pasar regional maupun internasional, seperti industri di bidang pertanian, perikanan, peternakan dan sebagainya. Sementara untuk usaha perdagangan yang berskala menengah dan kecil dapat terus dibina agar berkembang omset penjualannya dan secara bertahap dapat mendorong berkembangnya pusat-pusat perdagangan baru. Peran pemerintah adalah melakukan pengaturan , fasilitasi dan pembinaan dan menyediakan sarana prasarana yang representatif.
Sektor Informal

Sektor ini adalah sektor yang umumnya tidak berlokasi permanen, bersifat musiman, dan tidak memiliki ijin usaha. Berdasarkan hasil survei ekonomi yang dilakukan BPS Kab. Bima (2006) diperoleh informasi bahwa jumlah perusahaan/usaha yang berlokasi tidak permanen mencapai 17.284 unit usaha, di mana lapangan usaha tertinggi yaitu: sektor perdagangan besar dan eceran sebanyak 9.572 unit, transportasi, pergudangan dan komunikasi sebanyak 7.002, akomodasi dan penyedian makanan sebanyak 449 unit dan industri pengolahan sebanyak 88 unit. Usaha informal mencapai 40,66% dari total usaha yang ada. Masih cukup tingginya usaha informal ini menunjukkan bahwa sesungguhnya sebagian besar lapangan nafkah masyarakat Kabupaten Bima bergantung pada sektor ini khususnya bagi yang berdagang maupun yang mengandalkan usaha dari usaha transportasi seperti benhur, ojek dan alat transportasi sejenis lainnya, serta usaha makanan. Ke depan sektor ini harus terus diupayakan peningkatan statusnya agar dapat menjadi usaha yang formal dan dikelola dengan manajemen yang modern, sehingga lambat laun usahanya terus mengalami kemajuan dan dapat menampung tenaga kerja yang lebih banyak lagi. Program penanganan sektor informal secara melembaga dapat menjadi strategi guna menumbuhkan perkembangan sektor di luar pertanian dalam pembentukan PDRB dan mengatasi pengangguran.

Login

Username
Password


Register
Forgot Password

Cuplikan Ayat Alquran



bse

Facebook BIMA


FB

Igos Summit

I Support IGOS Summit 2

Hubungi Kami

Online Chat :



email : admin@bimakab.go.id
Telp : 0374 - 43133
Fax : 0374 - 43133

Radio

 

Home | Pemerintahan | Dinas | Kontak

Copyright © 2008 Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bima. All Rights Reserved.