topleft topright

 

Selama 3 Thn, 24 kelompok di Tambora dan Sanggar Nikmati Bantuan Bibit Sapi

Kamis, 19 November 2009 20:56:28 - Submited by : admin

Tambora sebagai Kecamatan yang memiliki wilayah terluas di kabupaten Bima, menjadi prioritas Pemerintah bagi pelaksanaan program Percepatan Pembangunan Pusat Pertumbuhan Daerah Tertinggal (P4DT) Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal. Program ini sudah memasuki tahun ke-3 dengan komoditas utama ternak sapi Bali yang menitik beratkan pada peternakan baik sektor hulu maupun hilir.  Bantuan bibit sapi program P4DT di kecamatan Tambora dan sanggar ini akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bima  pada Penutupan MTQ tingkat kecamatan Tambora yang diselenggarakan Kamis Malam (19/11) di Desa Labuan Kananga.

Tahun 2009, realisasi program ini sudah mencapai 70% dengan jumlah bantuan sebanyak 380 ekor bibit sapi yang diberikan kepada 13 kelompok Kader Penggerak Pembangunan Satu Bangsa Pusat Pertumbuhan (KPPSB-PP) yang tersebar  pada desa-desa di Kecamatan Tambora yaitu Desa Kawinda NaE, Kawinda Toi, Oi Panihi,Oi Bura dan Labuan Kananga, sedangkan di Kecamatan Sanggar, bantuan bibit sapi tersebut disebar ke desa Taloko, Sandue, Boro, Kore, Oi Saro dan Desa Piong.

Sesudah tiga tahun berjalan dengan total jumlah kelompok sebanyak 24 dengan lebih dari 300 anggota, program ini mulai memperlihatkan hasil nyata yang tercermin dari pertambahan jumlah populasi sapi yang makin meningkat, karena bibit sapi yang diberikan sudah mulai berproduksi tahun 2007. Seiring dengan pelaksanaan program, dikembangkan pola Desa Contoh di Oi Panihi yang terintegrasi dengan pengembangan hijauan makanan ternak, pembangunan kandang komunal, dan diversivikasi kegiatan usaha.  Langkah ini ditujukan untuk menopang perkembangan Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kawasan Tambora.

Setelah tiga tahun terfokus pada pengadaan bibit dan pengadaan hijauan makanan ternak, tahun ke empat (2010) fokus program akan diarahkan pada penguatan sektor hilir dengan memproduksi hasil olahan seperti industri penyamakan kulit dan pengembangan produksi gelatin, juga mulai diperkaya dengan diversifikasi kegiatan ekonomi untuk menjamin sumber penghasilan secara berkesinambungan bagi para petani. Dengan strategi ini, petani tidak tergantung pada satu komoditas sapi saja sebagai sumber penghasilan dan pendapatan pendanaan  program tahun 2010 akan semakin diperkuat dengan nilai nominal 5 miliar rupiah. (YD/Y)

kirim ke teman | versi cetak

 

Berita "Pembangunan" Lainnya

Login

Username
Password


Register
Forgot Password

Cuplikan Ayat Alquran



bse

Facebook BIMA


FB

Igos Summit

I Support IGOS Summit 2

Hubungi Kami

Online Chat :



email : admin@bimakab.go.id
Telp : 0374 - 43133
Fax : 0374 - 43133

Radio

 

Home | Pemerintahan | Dinas | Kontak

Copyright © 2008 Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bima. All Rights Reserved.