topleft topright

 

Penanganan Konflik Renda-Ngali, POLDA NTB Apel Gelar Pasukan

Rabu, 18 November 2009 16:35:20 - Submited by : admin

                Konflik antara desa bertetangga Renda dan Ngali yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir dan memakan korban jiwa dan harta benda telah mengganggu kedamaian di wilayah Belo Selatan. Untuk mengembalikan ke kondisi aman dan tertib, Kepolisian Daerah (POLDA) Nusa Tenggara Barat dibawah Pimpinan Kepala Biro Operasional AKBP Martono memimpin apel gelar pasukan yang dihadiri oleh Bupati Bima, Dandim 1608 Bima, Kapolresta Kota Bima dan  Kapolres Bima. Apel ini ditujukan bagi rangka pemulihan dan pengamanan untuk mendukung pemulihan keamanan pasca pertikanan kedua desa tersebut Rabu (18/11) di Lapangan desa Cenggu Kecamatan Belo.

               Di hadapan  1.000 personel yang terdiri dari Brimob Polda NTB, unsur TNI dan Polri, Martono mengatakan bahwa  pertikaian di kedua desa ini telah mencoreng nama daerah Kabupaten Bima dan untuk pengamanan oleh aparat gabungan ini sangat penting untuk menciptakan keamanan dan berlangsungnya situasi damai di dua desa ini. Martono juga menghimbau untuk menghentikan peperangan ini sehingga tidak terjadi banyaknya jatuh korban  sehingga situasi dan situasi kondusif seperti yang diharapkan bersama  dapat dibangun.

               Pendekatan keamanan ini dilakukan setelah beberapa upaya mencari solusi damai yang dilakukan pemerintah daerah beserta aparat keamanan serta upaya lainnya yang melibatkan sejumlah elemen melalui  Islah  menemui jalan buntu masyarakat desa Renda – Desa Ngali sama – sama saling berhadapan untuk melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata api rakitan. Konflik yang meletus di wilayah Belo Selatan ini juga telah melumpuhkan kehidupan masyarakat yang memasarkan hasil pertanian dan menimbulkan korban jiwa dan harta benda masyarakat kedua desa yang mengalami pertikaian ini.

            Gelar Pasukan tersebut menghadirkan pula 15 unit kendaraan Dalmas, Gegana dan sejumlah kendaraan taktis lainnya ini  merupakan langkah awal untuk meredam aksi yang berkepanjangan yaitu dengan cara melakukan penyisiran (swiping) senjata tajam dan senjata rakitan sehingga diharapkan dapat meredam dan mengantisipasi aksi penyerangan  dan perang terbuka kedua belah pihak. Aparat keamanan akan mengambil tindakan tegas elalu proses hukum apabila kedapatan warga yang memiliki senjata api.(Ario/Y)

kirim ke teman | versi cetak

 

Berita "Berita Terkini" Lainnya

Login

Username
Password


Register
Forgot Password

Cuplikan Ayat Alquran



bse

Facebook BIMA


FB

Igos Summit

I Support IGOS Summit 2

Hubungi Kami

Online Chat :



email : admin@bimakab.go.id
Telp : 0374 - 43133
Fax : 0374 - 43133

Radio

 

Home | Pemerintahan | Dinas | Kontak

Copyright © 2008 Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bima. All Rights Reserved.